Kanker Laring - Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Kanker laring adalah tumor yang muncul pada kotak suara (laring). Bagian dari tenggorokan yang mempunyai fungsi yang sangat penting dalam membantu proses bernafas dan berbicara. juga mencegah makanan yang masuk dedalam paru-paru saat menelan makanan. Kondisi medis ini dapat dialamin oleh siapa saja, tetapi pria lebih beresiko 4 kali lebih tinggi darin wanita untuk menderita penyakit ini. Kanker ini juga umumnya menyerang lansia, terutama yang berusia 60 tahun atau lebih.

Diagnosis dan Stadium Kanker Laring

iklanalt=

Gejala-gejala kanker ini cenderung mirip dengan beberapa penyakit lainnya. Karena itu, penyakit ini termasuk sulit untuk dideteksi. Pada tahap awal diagnosis, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang dialami dan riwayat medis Anda serta keluarga. Kondisi fisik diluar-didalam leher dan sekitarnya juga akan diperiksa. Apabila ada dugaan bahwa Anda mengidap kanker, dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis. Proses pemeriksaan tersebut meliputi:

-Laringoskopi atau endoskopi.
-Biopsi atau pengambilan sampel jaringan.
-CT,MRI, dan PET-CT scan.
-USG.

Proses-proses pemeriksaan diatas juga akan membantu dokter untuk menentukan stadium dan tinggakat perkembangan kanker yang diderita oleh pasien. Sama seperti kanker pada umumnya, stadium kanker laring juga ditentukan berdasarkan ukuran tumor, nodus limfa yang terserang, serta tahap penyebarannya. Tumor berukuran kecil dan belum menyebar ke nodus limfa maupun bagian tubuh lainnya merupakan kanker dengan stadium terendah dan memiliki potensi besar untuk dapat disembuhkan. Bahaya kanker akan menungkat seiring dengan perkembangan serta penyebarannya. Kecepatan penyebaran tumor juga akan menjadi pertimbangan dalam menentukan stadium kanker. Perkembangan yang cepat akan meningkatkan penyebab kanker yang diderita oleh pasien.

Kanker laring adalah kanker yang menyerang bagian yang terdapat pada tenggorokan. Biasanya kanker ini disebabkan adanya benjolan tumor. Ciri-ciri terkena gejala kanker laring yaitu biasanya terjadi perubahan suara, misalnya suara menjadi serak. Benjolan atau pembengkakan pada leher juga mengindikasikan sebagai salah satu gejalanya. Sakit pada tenggorokan, batuk yang tidak kunjung sembuh juga termasuk kedalam ciri dari kanker ini. Namun banyak orang yang menyepelekan hal tersebut, banyak orang yang menganggap batuk adalah hal yang biasa terjadi. Jika ini berlangsung lama dan tidak kunjung sembuh, bisa jadi itu merupakan awal dari penyakit ini. Sebaiknya harus segera diperiksakan ke dokter agar bisa ditangani dengan tepat dan mencegah kemungkinan kanker yang lebih parah.

Beberapa Ciri-Ciri Kanker Laring Yang Biasa Muncul

Kanker Laring

Napas yang tidak sedap, sulit atau sakit saat menelan itu juga merupakan ciri dari gejala kanker laring yang sering dianggap sepele oleh banyak orang. Sebaiknya kita harus berhati hati dengan hal yang sering dianggap sepele, karena hal tersebut jika terus dibiarkan maka akan menjadi hal yang serius. Rasa sakit pada telinga, kelelahan dan mengi juga ciri dari kanker ini.

Diatas adalah beberapa ciri dari kanker laring yang mungkin sebagian orang belum mengetahuinya dan banyak juga yang menganggap sepele akan hal tersebut. sebaiknya jika kita mengalami hal tersebut langsung periksakan kedokter agar kita tahu itu gejala kanker atau hanya sakit biasa. Tetapi jika itu ciri gejala kanker langsung berobat agar kanker tersebut tidak menjadi lebih parah. Lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Informasi tentang penyebab serta gejala kanker. Mendengar istilah kanker tentu menbuat anda langsung bergetar, memang penyakit ini merupakan penyakit yang mematikan. Selain itu bisa membuat penderitanya merasa kesakitan jika sudah parah. Kangker laring adalah tumor yang muncul pada kotak suara. Laring adalah bagian dari tenggorokan yang mempunyai fungsi yang sangat penting dalam membantu proses bernafas dan berbicara. Dan juga mencegah makanan yang masuk dedalam paru-paru saat menelan makanan. Penyebab dari kanker ini memang beragam kita simak beberapa penyebab dari kanker laring.

Penyebab Kanker laring

Penyebab di balik semua kanker adalah munculnya pertumbuhan sel-sel yang abnormal. Pemicu pertumbuhan tersebut belum diketahui pasti.
Meski begitu, ada beberapa faktor penyebab yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kanker ini. Beberapa faktor penyebabnya adalah sebagai berikut
-Merokok. Ini merupakan faktor penyebab yang utama pada kanker laring maupun penyakit lainnya.
-Sering mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan.
-Pernah atau memeliki anggota keluarga yang mengidap kanker pada bagian kepala atau leher.
-Mengalami paparan senyawa kimia tertentu untuk jangka panjang, misalkan debu asbes.

Gejala-gejala kanker laring

Sebagian besar kanker ini tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang membentuk dinding bagian dalam laring. gejala kanker ini juga bisa bervariasi, berdasarkan ukurannya dan lokasinya. Beberapa gejala yang umum terjadi meliputi:
-Perubahan suara, misalnya suara menjadi serak.
-Benjolan atau pembengkakan dileher.
-Sakit tenggorokan.
-Batuk yang tidak kunjung sembuh.
-Terasa ada yang mengganjal di tenggorokan.
-Napas tidak sedap.
-Sulit atau sakit saat menelan.
-Rasa sakit pada telinga.
-Kelelahan.
-Mengi.
Periksalah kondisi Anda ke dokter jika mengalamai gejala-gejala tersebut. Pemeriksaan sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan sembuh Anda.

diatas adalah penjelasan mengenai penyebab dan gejala-gejala kanker laring. Sebaiknya kita mengenali kondisi fisik serta kesehatan diri kita sendiri, dan juga mengenal penyebab dan gejala penyakit agar kita tahu dan segera mungkin memeriksakan diri kedokter jika mengalami gejala tersebut agar cepat dan kemungkinan besar dapat disembuhkan, mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Serta jangan mengkonsumsi makanan yang dapat merugikan atau makanan yang tidak sehat, makanlah makanan yang sehat yang mengandung banyak gizi serta vitaminnya.

Jika anda didiagnosis positif mengidap kanker laring, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani pengobatan secepatnya. Penanganan sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan pasien untuk pulih. Penanganan kanker ini umumnya meliputi kemoterapi, radioterapi, serta operasi. Langkah penanganan yang sesuai untuk pasien akan ditentukan oleh dokter berdasarkan ukuran tumor dan tingkat penyebarannya.

Kanker stadium awal terkadang cukup ditangani dengan radioterapi atu operasi kecil. Sedangkan kanker stadium lanjut atau tumor berukuran cukup besar biasanya membutuhkan kombinasi yang lebih besar biasanya membutuhkan kombinasi operasi yang lebih besar, kemoterapi, dan radioterapi. Secara umum, operasi yang mungkin dianjurkan dalam menangani kanker laring meliputi pengangkatan tumor saat endoskopi dan laringektomi.

Pengankatan tumor pada prosedur endoskopi biasanya dianjurkan untuk tumor berukuran kecil dengan stadium awal. Sementara laringektomi disarankan untuk menangani kanker pada stadium yang lebih lanjut. lanringektomi adalah operasi pengangkatan laring. Prosedur ini terbagi 2 jenis, yaitu:

-Laringektomi parsial. Pada operasi ini, hanya sebagian pita suara pasien yang akan diangkat sehingga kemampuan berbicara pasien masih dapat diselamatkan. tetapi suara pasien akan berubah menjadi serak atu lirih.
-Laringektomi total. Operasi ini akan mengangkat seluruh kotak suara serta nodus limfa di sekitarnya. Karena itu, kemampuan berbicara pasien pun akan hilang. Laringektomi total juga akan menyisakan lubang permanen (stoma) pada leher pasien untuk membantu pernapasan. Kebersihan stoma harus senantiasa dijaga agar terbebas dari kuman.

Pengobatan kaker laring menggunakan Daun Sirsak

Khasiat daun sirsak memang menjadi perbincangan yang sangat menarik. Sirsak, tanaman yang dulu sering diabaikan kini menjadi tanaman yang paling dacari oleh para pencari obat herbal. Berbagai jenis penyakit yang dapat diobati oleh tanaman sirsak ini adalah salah satu yang menjadi daya tarik tersendiri dari tanaman yang satu ini. Berbagai macam penyakit mungkin dapat disembuhkan oleh tanaman yang satu ini, salah satu diantaranya adalah Kanker. Kanker merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel ini membelah begitu cepat dan tidak terkendali hingga akhirnya membuat yang diinanginya tidak dapat mempertahankan diri.

Pengobatan kanker dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Namun yang sering dijumpai dalam melakukan pengobatan kanker adalah dengan menggunakan cara konvensional dan menggunakan obat-obat herbal. dalam pengobatan konvensional dapat dilakukan dengan cara terapi penyinaran (radiasi), Pembedahan, maupun dengan cara terapi kombinasi. Sedangkan pengobatan dengan menggunakan obat-obatan herbal, dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam ekstrak dari tumbuh-tumbuhan. pengobatan dengan menggunakan herbal merupakan sebuah alternatif jika tidak ada biaya dalam berobat ke dokter maupun spesialist. Beberapa hal yang mendasari mengapa pengobatan kanker secara herbal dapat disembuhkan, diantaranya:

-Dari hasil penelitian, kanker merupakan penyakit yang dapat dinormalkan kembali (revelsible).
-Pertumbuhan kanker dapat dihambat. pertumbuhan kanker dikarenakan karsinogen dalam tubuh yang mendorong mutasi genetis.
-Penuaan kanker, jika pertumbuhan sel kanker dapat dihambat dan tidak memiliki kesempatan berkembang, maka akan menjadi tua dan mati.
-Memperkuat sel normal disekitar sel kanker. Permbentukan atau memperkuat sel normal sekitar sel kanker menjadi pertahanan dalam melawan sel kanker.

Riset mengenai khasiat daun sirsak yang mampu mengobati kanker sudah sejak lama dilakukan. Hasil riset mengenai daun sirsak menyimpulkan bahwa daun sirsak mengandung Annomuricin E sebuah senyawa kelompok Acetogenins yang terdiri dari Muricatosin A dan Muricatosin B, Annomuricin E, Muricapentocin, Annopentocin A dan B, dam Annopentocin C. 13 jenis dari 14 jeni acetogenins sangat berpotensi untuk menghambat multi-drug resistance (MDR) pada sel kanker payudara. Acetogenins ini dipercaya 10.000 kali lebih kuat daripada adriamycin yang banyak dijual di pasaran. Hasil penelitian lanjutan menyatakan bahwa ekstrak kasar daun sirsak kurang dari 20 ug/ml (mikrogram per milimeter) efektif jika digunakan untuk memberangus sel kanker.

Penelitian yang dilakukan oleh Joabe Gomes de Melo yang dipublikasikan dalam jurnal Molecellus, dia mengambil sek kanker laring dan paru-paru. Pada awalnya daun sirsak diekstrak dengan methanol sebanyak 300ml selama 72 jam menjadi ekstrak dengan hasil kurang lebih 221,52 ug/ml. Kemudian uji dari sitotoksik terhadap sel kanker menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak berpotensi menyembuhkan tumor.