Kanker Lidah - Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Kanker lidah adalah jenis kanker yang tumbuh pada sel-sel lidah. Kanker ini paling sering tumbuh dan berkembang pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan lidah. Jenis kanker ini dikenal dengan istilah karsinoma sel skuamosa. Kanker ini adalah tumor ganas yang terjadi pada lidah ketika pertumbuhan sel-sel menjadi tak terkendali. Kanker ini berkembang dari sel-sel skuamosa. Sel-sel normal yang tadinya tumbuh dan membelah secara teratur dan terkontrol menjadi tidak terkendali sehingga akan terus tumbuh dan membelah, maka terbentuklah massa jaringan yang abnormal, disebut tumor lidah. Tumor ini bersifat lokal dan tidak menyebar. Sedangkan istilah “Kanker Lidah” berarti tumor lidah yang menjadi ganas, yang dapat menyerang jaringan sekitar dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya meskipun jauh yang dikenal dengan istilah metastase.

Kanker ini merupakah salah satu tipe kanker mulut (oral cancer) seperti kanker pada bibir, langit-langit keras, lapisan pipi bagian dalam, mulut bawah depan lidah, dan gusi. Oral cancer merupakan subkelompok dari kanker kepala dan leher. Lidah terdiri dari dua bagian, yaitu bagian depan yang terletak dalam mulut dan bagian pangkal yang terletak di dekat tenggorokan. Kanker ini dapat berkembang pada kedua bagian tersebut. Kanker yang tumbuh pada bagian depan termasuk di dalam kategori kanker mulut. Sementara kanker yang tumbuh pada pangkal termasuk di dalam kanker orofaring.

Diagnosis kanker lidah

iklanalt=

Kanker lidah dapat dideteksi oleh dokter gigi ketika pemeriksaan rutin (6 bulan sekali), atau dokter umum ketika medical check up rutin. Jika dicurigai kanker, untuk mengkonfirmasi diagnosis, dokter akan bertanya tentang gejala dan riwayat medis. Pemeriksaan fisik juga akan dilakukan, termasuk pemeriksaan lidah terhadap benjolan atau massa atau sariawan (ulkus). Jika diperlukan, jaringan lidah anda perlu untuk diuji. Hal ini dapat dilakukan dengan biopsi, yakni dengan mengambil sedikit jaringan lidah yang bermasalah kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Pemeriksaan lanjutan yang mungkin diperlukan antara lain:
-Computed Tomography (CT) scan
-Sinar X atau rongsen

Sama seperti semua kanker, pendeteksian kanker lidah yang dilakukan sedini mungkin akan meningkatkan kesempatan Anda untuk pulih. Proses diagnosis umumnya meliputi pemeriksaan fisik, gejala-gejala yang Anda rasakan, serta biopsi jaringan yang dicurigai adalah kanker. Kanker pada lidah bagian depan lebih mudah terdeteksi dibandingkan kanker pada pangkal lidah. Kanker di bagian depan biasanya akan terdiagnosis saat kanker masih berukuran kecil sehingga lebih mudah ditangani. Sedangkan kanker pada pangkal cenderung baru terdeteksi pada stadium lanjut, yaitu saat kanker sudah membesar dan bahkan sudah menyebar ke kelenjar getah bening pada leher.

Ciri-Ciri Kanker Lidah

Kanker Lidah

Ciri-ciri kanker lidah yang pertama adalah adanya bercak warna merah atau adanya bercak berwarna putih, atau campuran keduanya, pada bagian permukaan lidah yang tidak cepat hilang. yang kedua adalah adanya luka yang terasa sakit pada area seputar wajah dan leher. Hal ini disebabkan oleh sariawan pada mulut yang tidak kunjung hilang atau sariawan menahun. Hal ini diikuti dengan adanya pembesaran organ gusi dan bibir yang juga diiringi dengan rasa sakit. Rasa sakit ini tidak hanya disebabkan oleh pembengkakan, namun juga karena adanya pendarahan akibat luka yang terjadi di dalamnya.

Bila terus menerus dibiarkan, penderita akan merasakan kebal atau mati rasa terhadap area seputar mulutnya, meliputi bibir, mulut dan terutama bagian lidah. Bila terus berlanjut, rasa sakit dan nyeri ini bahkan bisa sampai ke telinga. Sementara untuk ciri-ciri kanker lidah yang sudah memasuki stadium lebih tinggi adalah adanya bisul disertai rasa nyeri yang menyebar pada seluruh area mulut dan telinga atau yang disebut sebagai eksogen dalam bahasa kedokteran.

Hal ini kemudian menyebabkan pasien menjadi tidak nyaman dalam memfungsikan lidah hingga kesulitan makan, bicara, dan tidak mampu mengontrol air liur dengan baik. Bila sudah begini, sangat disarankan bagi Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter, dan lakukan biopsi untuk mengecek apakah kanker yang diderita merupakan kanker ganas. Setelahnya, sesegera mungkin lakukan operasi jika memungkinkan. Sebab kemungkinan untuk sembuh lewat jalan operasi akan lebih besar bila dilakukan pada stadium awal.

Satu hal lagi yang perlu digaris bawahi, bahwa penyakit kanker lidah bisa menyebar ke organ yang lainnya, seperti mulut, pipi bagian dalam, dan juga sampai menularkan pada paru-paru. Jadi, dengan mengetahui segala hal mengenai penyakit ini, diharapkan untuk menjaga kesehatan, dan mulailah hidup dengan cara yang baik, benar serta sehat.

Penyebab Kanker Lidah

Secara pasti belum diketahui penyebab kanker lidah. Namun, faktor gaya hidup berikut ini mungkin terkait:
-Merokok
-Kebiasaan mengunyah tembakau
-Konsumsi alkohol berat

Seperti telah kita ketahui, rokok atau produk tembakau lainnya mengandung nikotin yang bersifat karsinogenik (zat penyebab kanker), sedangkan alkohol tidak mengandung karsinogenik tetapi mengandung etanol yang dapat mempermudah penyerapan zat karsinogenik sehungga kedua zat ini sangat berpotensi menjadi penyebab kanker ini. Selain itu, beberapa peneliti menunjukan bahwa virus HPV atau Human Papilloma Virus yang biasa terkenal sebagai penyebab kanker serviks, ternyata juga berpotensi sebagai kanker lidah. Walau jarang, virus HPV dapat menyebabkan pertumbuhan jaringan abnormal dalam mulut sehingga memicu kanker. Penularan virus ini dapat terjadi jika Anda bersentuhan langsung dengan kulit pengidap atau benda yang terkontaminasi virus HPV atau melalui kontak seksual, seperti hubungan intim, seks anal, maupun seks oral.

Faktor risiko kanker lidah
Berbeda dengan penyebab kanker lidah, faktor-faktor risiko berikut dapat meningkatkan peluang seseorang untuk terkena kanker lidah, meliputi:
-Jenis kelamin laki-laki
-Kebersihan gigi dan mulut buruk
-Umur 40 tahun atau lebih
-Iritasi pada membran mukosa mulut yang berulang akibat merokok dan minuman keras
-Riwayat sariawan yang sering
-Riwayat keluarga yang mengalami kanker lidah
-Daya tahan tubuh yang lemah seperti pada pasien HIV

Gejala kanker lidah

Gejala-gejala umum yang sering muncul pada seseorang yang mengidap penyakit kanker ini yang pertama ialah, lidah tidak bisa lagi untuk merasakan rasa dari setiap makanan ataupun minuman yang masuk kedalam tubuh, rasa gatal pada bagian lidah, dan bau mulut. Dari sekian banyak gejala dari penyakit ini, ada satu gejala yang menjadi patokan ataupun penilaian, yaitu munculnya organ baru pada bagian lidah. Dan biasanya, organ tersebut hidup menumpang pada bagian atas, yang apabila tersentuh akan menghasilkan rasa sakit yang luar biasa. Gejala-gejala kanker yang mengindikasikan kanker lidah meliputi:
-Sakit tenggorokan yang berlangsung secara terus-menerus.
-Bercak berwarna merah atau putih, benjolan, atau sariawan yang tidak kunjung sembuh.
-Sakit saat menelan.
-Rasa kebas dalam mulut yang tidak kunjung hilang.
-Pendarahan tanpa sebab yang jelas pada lidah.
-Rasa sakit pada telinga.

Sejumlah indikasi di atas mungkin saja disebabkan oleh penyakit atau infeksi selain kanker lidah. Tetapi Anda sebaiknya tetap waspada dan memeriksakan diri ke dokter jika gejala-gejala tersebut berlangsung lebih dari tiga minggu, terutama jika Anda adalah perokok berat dan sering mengonsumsi minuman keras

Pengobatan Kanker Lidah

Metode penanganan kanker lidah umumnya meliputi operasi, radioterapi, dan/atau kemoterapi. Langkah yang dipilih tergantung kepada jenis, letak, dan tingkat keparahan kanker lidah yang Anda idap. Jika kanker belum menyebar luas di luar mulut dan orofaring, Anda memiliki kemungkinan lebih besar untuk sembuh total. Prosedur operasi adalah langkah pengobatan terbaik untuk menangani kanker lidah yang berukuran kecil. Langkah ini bisa dikombinasikan dengan radioterapi dan/atau kemoterapi.

Sedangkan jika kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain, misalnya kelenjar getah bening pada leher, maka kemungkinan sangat kecil untuk bisa sembuh sepenuhnya. Tujuan utama pengobatan pada kondisi ini adalah untuk menghambat perkembangan kanker dan mengurangi gejala. Jika ukuran kanker di lidah Anda termasuk besar, Anda kemungkinan akan menjalani operasi pengangkatan sebagian atau seluruh lidah. Operasi besar ini disebut glosektomi.

Setelah menjalani glosektomi, lidah akan direkonstruksi untuk menggantikan lidah yang diangkat. Tetapi prosedur glosektomi akan memengaruhi kemampuan bicara serta menelan Anda secara permanen. Selain pengangkatan sel-sel kanker melalui glosektomi, kelenjar getah bening pada leher Anda mungkin akan diangkat. Proses ini bertujuan untuk mencegah kembalinya sel-sel kanker.

Radioterapi dan kemoterapi juga akan diterapkan untuk membantu proses pencegahan tersebut. Kedua langkah ini memiliki efek samping seperti kelelahan, mulut kering, nyeri pada mulut, sariawan, serta mual. Contoh obat kemoterapi yang umumnya digunakan adalah cisplatin, carbloplatin, dan fluorouracil.

Pengobatan kanker lidah dengan obat herbal

Selain pengobatan kanker lidah dengan cara medis, sekarang Anda juga bisa mencoba pengobatan kanker lidah dengan cara herbal atau mengkonsumsi obat (ramuan) herbal tradisional. Pengobatan dengan herbal tidak akan ada efek samping seperti pengobatan secara medis. Pengobatan herbal dengan mengkonsumsi ekstrak kulit manggis serta rubusan air daun sirsak. Banyak yang tidak mengetahui khasiat serta kandungan yang terdapat dalam kulit manggis dan daun sirsak, penelitian menyebutkan bahwa kulit manggis dan daun sirsak banyak mengandung zat-zat yang bisa menghilang sel-sel kanker dalam tubuh.

kulit manggis
kulit manggis ini memiliki kandungan yang sangat lengkap untuk menghancurkan sel-sel kanker lidah, seperti vitamin B1, B2 dan C, serta kalsium, potassium, sodium dan zat besi. Manggis juga mengandung zat Xanthone, Mangostin, Garsinon, Flavonoid, Epicatechin, Spingomyolinase dan Gartanin. Dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Agung endro Nugroho, Msi mengemukakan bahwa kulit manggis mengandung 50 senyawa Xanthone, salah satunya seperti Alfa-mangostin, gamma-mangostin dan juga garsinon-E yang dikenal memiliki efek farmakologis. kulit manggis bisa menyembuhkan semua jenis kanker termasuk kanker lidah.

Daun Sirsak
Sedangkan Daun Sirsak memiliki kandungan seperti Anopentosin A, Anopentosin B, Anopentosin C, Murikatosin A, Murikatosin B, Murikapentosin, Anomurisin E. Dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh National Cancer Institute pada tahun 1976 mengemukakan bahwa kandungan Acetogenins dalam Daun Sirsak merupakan zat anti kanker yang sangat hebat bahkan 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh sel kanker di bandingkan dengan kemoterapi.