Kanker Mata - Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Kanker mata merupakan jenis kanker yang jarang terjadi dan bisa menyerang bagian luar (misalnya, kelopak mata) atau bagian dalam (kanker intraokular). Selain itu, kanker ini juga bisa terjadi akibat penyebaran dari kanker pada organ lain. Kanker ini dapat mempengaruhi orang-orang dari segala usia, namun pada umumnya penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun. berdasarkan penelitian American Cancer Society, banyaknya anak-anak yang didiagnosis terserang kanker ini mencapai 200 orang setiap tahun. kanker ini dapat menyerang salah satu bagian maupun kedua bagian mata dengan cara menyebar ke kantung mata dan ke otak (melalui saraf penglihatan).

Diagnosis Kanker Mata

iklanalt=

Proses diagnosis awal untuk kanker ini umumnya dilakukan oleh dokter ahli mata. Selain menanyakan gejala-gejala Anda, terdapat pemeriksaan lebih mendetail yang mungkin dianjurkan. Proses-proses pemeriksaan meliputi:
-Pemeriksaan kondisi mata, seperti optalmoskopi dan biomikroskopi.
-USG mata.
-Angiogram untuk memeriksa pembuluh darah di dalam dan pada sekitar tumor.
-Prosedur pengambilan semple jaringan atau biopsi untuk diperiksa di laboratorium.
Jika anda terbukti mengidap kanker ini, dokter akan menyarankan beberapa tes lanjutan guna memeriksa penyebaran kanker. Tes darah, CT dan MRI scan, serta USG perut merupakan beberapa contoh tes yang dianjurkan.

Jenis kanker mata juga beragam. Pada anak-anak, jenis kanker yang umumnya dialami adalah retinoblastoma yang berawal dari retina. Sementara pada orang dewasa, jenis kanker intraokular yang paling sering muncul adalah melanoma dan limfoma.

Jenis-jenis kanker mata
-Kanker mata melanoma.
-Kanker mata squamous.
-Kanker mata limfoma.
-Kanker mata Sarkoma kaposi.

Ciri-Ciri Kanker Mata

Kanker Mata

Ciri-ciri kanker Ciri-ciri kanker ini ditandai dengan munculnya bintik hitam pada iris, sehingga penglihatan Anda terhalang. Misalnya; Anda bisa jadi melihat ada sesuatu yang mengambang di dalam mata, penglihatan Anda tiba-tiba berbayang, bahkan hilangnya fungsi penglihatan. Bintik hitam pada iris mata yang berwarna hitam bisa sulit dibedakan, namun beberapa orang mendapati bahwa kesulitan dalam melihat atau memfokuskan mata terhadap objek bisa menjadi indikasinya. Hal ini seringkali terjadi pada satu mata saja. Apabila Anda merasakan adanya ciri-ciri kanker mata demikian, segera periksakan ke dokter setelah Anda merasakan satu atau dua buah ciri-ciri kanker mata.

Gejala awal terjadinya kanker harus diwapadai. Seringlah melihat keadaan bola mata, apakah terdapat kelainan ataukah tidak. Ciri kanker mata adalah sebagai berikut :

-Bintik hitam di bagian iris – Anda harus tahu bagian-bagian mata misalnya saja bagian iris, pupil dan juga retina. Dalam bagian tersebut ada berbagai macam bintik hitam. Yang harus dicurigai adalah ketika melihat sesuatu namun, di dalam mata terdapat halangan. Bintik hitam tersebut ada di bagian iris.
-Pandangan mengambang – Rasa terhalang atau bahkan fungsi penglihatan hilang dan kabur.
-Mata sulit untuk diajak fokus – Pandangan yang terganggu membuat pandangan mata tidak bisa fokus dalam melihat suatu objek.
-Bintik merah – Selain bintik hitam, ada juga bintik merah di bagian mata. Bintik merah ini disebut dengan floaters.
-Bola mata menonjol keluar – Hal tersebut diakibatkan oleh sel kanker telah membentuk jaringannya di dalam bola mata.
-Mata akan terlihat tidak sejajar – Salah satu bagian mata kemudian akan terlihat juling atau terbalik.
-Kedua mata berubah warna – Bagian salah satu mata akan sedikit berbeda warnanya, sebab sel kanker telah mengubah salah satu pigmen mata.
-Terdapat bintik putih di dalam pupil mata – Meskipun ciri-ciri kanker mata ini dapat terlihat, namun tidak semua bintik putih merupakan ciri kanker. Bintik putih juga diindikasikan dengan penyakit katarak.
-Adanya benjolan – Benjolan tersebut muncul di kelopak mata. Benjolan di dalam kelopak mata akan berpengaruh terhadap penglihatan. Penyebab benjolan tersebut adanya jaringan kanker yang membentuk tumor ganas.
-Mata terasa sakit – Rasa sakit pada mata dan kepala terasa sangat sakit seperti tertusuk-tusuk.
-Mata berair secara tiba-tiba – Air mata yang keluar ini akibat adanya tumor di mata, namun tidak semua mata berair merupakan ciri kanker ini. Mata berair juga bisa disebabkan oleh terjadinya iritasi di dalam pupil mata.
-Gerakan mata terganggu – Bola mata tidak selincah sebelum kanker mata menyerang, karena jaringan kanker telah mempengaruhi pergerakan mata.

Penyebab Kanker Mata

Seperti kanker-kanker lainnya, kanker mata juga disebabkan oleh adanya pertumbuhan tidak terkendali dari sel-sel yang mengalami mutasi. Namun, penyebab di balik proses mutasi tersebut belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga bahwa ada beberapa hal yang kemungkinan bisa memicu kemunculan kanker mata. Beberapa di antaranya adalah:

-Paparan sinar matahari dan ultraviolet.
-Faktor usia. Risiko kanker mata akan meningkat seiring bertambahnya usia.
-Warna mata. Orang yang memiliki warna mata terang (misanya, biru, hijau, atau abu-abu) memiliki risiko kanker mata yang lebih tinggi.
-Kelainan kulit turunan. Kulit yang memiliki kecenderungan membentuk tahi lalat di berbagai area kulit tubuh, umumnya berisiko berkembang menjadi melanoma di mata dan kulit.

Gejala-gejala kanker mata

Sebagian besar melanoma pada mata tumbuh pada bagian dalam mata yang cenderung tidak terlihat, sehingga sulit untuk terdeteksi. Kanker ini juga jarang menimbulkan gejala yang signifikan. Jika ada indikasi yang muncul, biasanya berupa:

-Muncul bintik hitam pada iris.
-Sering merasa silau.
-Terasa ada bintik-bintik serta garis yang menghalangi pandangan.
-Pandangan kabur atau kehilangan kemampuan penglihatan.
-Perubahan bentuk pupil atau jaringan di sekitar mata.
-Pembengkakan pada salah satu mata.
-Benjolan pada kelopak atau bola mata yang makin membesar.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, periksakanlah kondisi mata Anda ke dokter. Perubahan kemampuan melihat yang signifikan dan muncul secara mendadak sebaiknya segera diperiksakan ke rumah sakit.

Walaupun paparan sinar ultra-violet (UV) diduga sebagai penyebab kanker mata, hal ini masih perlu diteliti lebih jauh. Mengingat sedikitnya kasus kanker mata karena hal ini. Hanya saja dampak buruk dari sinar UV tak hanya berisiko menjadi penyebab kanker. Katarak juga dapat terjadi karenanya, sinar UV yang buruk ialah sinar UVA dan UVB. Untuk mencegahnya Anda dapat menggunakan kacamata hitam yang dapat menghalangi sinar UV dari segala sisi, warna harus benar-benar hitam pekat, bukan kacamata yang dapat menyesuaikan diri atau berubah menjadi gelap atau terang. Memilih kacamata hitam bukan sekadar gaya hidup!

Pendeteksian dini akan meningkatkan kemungkinan sembuh Anda. Kanker mata yang tidak ditangani secara seksama berpotensi memicu komplikasi seperti glaukoma, kebutaan, serta penyebaran kanker ke bagian lain tubuh.

Pengobatan Kanker Mata

Jenis pengobatan yang akan dianjurkan oleh dokter ditentukan berdasarkan jenis kanker mata yang muncul, ukuran tumor, dan tingkat penyebaran. Usia dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan juga berpengaruh besar dalam keputusan ini. Langkah pengobatan yang utama pada kanker mata adalah:
-Kemoterapi.
-Radioterapi.
-Terapi laser. Salah satunya adalah menggunakan sinar infra merah.
-Operasi yang meliputi pengangkatan tumor dan sebagian jaringan sehat di sekitarnya atau pengangkatan seluruh bola mata.
Kombinasi proses-proses tersebut juga terkadang dilakukan untuk hasil yang maksimal.

Pengobatan kanker mata dengan herbal

pengobatan kanker mata denga menggunakan obat herbal dapat dilakunkan dengan mengkonsumsi sarang semut. Dimana, sarang semut mengandung banyak senyawa aktif yang dapat membunuh sel kanker dalam tubuh. beberapa semyawa aktif yang terkandung dalam sarang semut diantaranya ialah flavonoid, polifenol (asam fenolat), dan tokoferol. Flavonoid, senyawa ini bekerja sebagai anti proliferasi yang mampu mendeteksi keberadaan sel kanker dan menghambat pertumbuhannya. Zat ini juga bertindak sebagai penginduksi apoptosis dengan memaksa sel kanker untuk bunuh diri. Zat aktif berikutnya adalah polifenol atau asam fenolat yang bertugas melindungi DNA dalam tubuh.

Ingatlah bahwa sel kanker cenderung mempengaruhi sel sehat dalam tubuh dan mengubahnya menjadi sel kanker. Maka, keberadaan polifenol akan membantu sel dalam tubuh agar tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh sel kanker yang datang karena radiasi bebas. Selanjutnya tokoferol, senyawa ini mampu meredam radikal bebas hingga 96% kandungan asam fenolat ini dapat mencapai 313 ppm (satuan konsentrasi kimia). Julmlah tersebut sangat tinggi jika dibandingkan dengan herbal lainnya. perlu diingat bahwa radikal bebas merupakan salah satu faktor utama pemicu kanker

Dengan limpahan kandungan berbagai senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol dan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan anti kanker, maka sarang semut sangat tepat digunakan sebagai obat kanker mata. Meskipun berbagai penelitian ilmiah sudah dialkukan, namun masih tergolong sedikit. Sehingga tidak menutup kemungkinan kedepannya akan ditemukan beragam senyawa baru dalam sarang semut yang lebih menjelaskan alasan kenapa herbal ini dapat dengan ajaib melawan kanker secara cepat dan tintas.