Kanker Usus Besar - Jenis, Gejala dan Pengobatannya

Kanker usus besar yaitu jenis kanker yang menyerang usus besar bagian terakhir dalam sistem pencernaan manusia. Penyakit ini diidap oleh semua usia, meski sudah 90% penderitanya berusia diatas 60 tahun. Penyakit ini diawali dengan pembentukan gumpalan-gumpalan sel berukuran kecil disebut polip adenoma. Gumapalan ini menyebar secara terkendali seiring waktu.

Kanker jenis ini juga dikenal sebagai kanker kolorektal, termasuk pertumbuhan sel kanker pada usus, anal dan usus buntu. Menyebabkan 655.000 kematian diseluruh dunia tiap tahun. Sekitar 75-95% kasus, menyerang orang dengan resiko genetika tingkat rendah atau tidak sama sekali. Seharusnya penyakit ini dapat dicegah, dengan penelitian atau pengamatan dan perubahan gaya hidup. Awalnya bukanlah jaringan kanker yang membahayakan. Namun diperlukan sebuah proses untuk menjadi jaringan kanker. Proses terjadi kanker ini yaitu :

-Dimulai dengan jaringan yang kecil dan tentunya non kanker.
-Jaringan tersebut berbentuk gumpalan sel yang disebut dengan polip adenomatosa.
-Semakin berkembangnya waktu, polip tersebut berkembang menjadi kanker.
-Polip ini tidak bergejala karna itu alasan dokter melakukan tes skrining secara rutin untuk mengetahui berapa besar polip di usus besar dan berapa besar potensinya.

5 Jenis Kanker Usus Besar Yang Perlu Diketahui

iklanalt=

Ada beberapa jenis kolon seperti kolon menanjak ( descending ), kolon melintang ( transverse ), kolon menurun ( descending ), kolon sigmoid, dan rektum.

- Sekum : berada dibagian perut bawah sebelah kanan, sekum yaitu struktur berbentuk kantong yang kecil membentuk bagian utama dari usus besar. Sekum akan terhubung ke bagian terakhir dari ileum pada ujung anterior dan usus ascending pada akhir posterior.
- Kolon transversum : Kolon transversum bergerak dari kanan ke kiri, ini berada di perut. Usus besar transversum melekat pada perut dari jaringan yang disebut omentum yang lebih besar. kemudian akan beralih ke bawah limpa dan berakhir ke dalam kolon denden.
- Kolon sigmoid berada pada sisi bawah perut, kolon ini yaitu struktur yang berbentuk S dan bergabung dengan rektum dan kolon desenden. Bagian usus besarnya dilapisi dengan jaringan otot yang kuat dan akan memberikan kekuatan agr dapat mengusir sampah yang ada di dalam rektum.
- Kolon asenden merupakan bagian terpanjang dari usus besar dan dimulai dengan usus asenden, kolon adenden akan berakhir dimana usus besar mulai berubah disamping hati.
- Kolon desenden akan berjalan ke bawah dari transversum yaitu kolon desenden yang berada disisi kiri perut dan akan berakhir pada kolon sigmoid.
- Rektum yaitu bagian terakhir dari usus besar, bahan limbah yang berbentuk feses akan disimpan sampai disekresikan keluar dari anus. Rektum dilapisi mukosa yang tebal disertai pembuluh darah yang banyak.

Ciri-ciri dan Gejala Kanker Usus Besar

Kanker Usus Besar

Mungkin sering kita dengar bahwa hampir semua organ tubuh bisa terkena kanker, begitu juga dengan organ pencernaan kita yang disebut dengan kanker usus. penyakit ini merupakan jenis kanker yang tak mudah terlihat, tapi seperti kanker kulit atau organ luar lainnya yang langsung tampak oleh mata. Oleh sebab itu kita harus mengetahui apa saja ciri-ciri penyakit ini sejauh yang bisa kita amati, karena yang namanya kamker akan lebih baik jika cepat diketahui dan cepat diterapi. Minimnya pengetahuan tentang gejala kanker usus ini membuat banyak sekali pasien berobat dalam kondisi yang sudah lanjut, dan bahkan ada yang sampai stadium akhir.

Berikut ciri-ciri kanker usus besar yang dapat diamati :
- Buang air besar berdarah.
- Perubahan kebiasaan buang air besar, termasuk diare atau sembelit atau perubahan konsistensi tinja.
- Perut sering terasa tidak nyaman seperti kram perut,kembung atau sakit.
- Perut terasa penuh.

Usus besar merupakan bagian penting dari organ pencernaan, maka gejala gangguan pencernaan seperti diataslah dominan. Maka gejala umum dari kanker juga muncul seperti kelemahan atau kelelahan dan penurunan berat badan drastis tanpa sebab yang jelas. Akan tetapi, kebanyakan orang dengan kanker jenis ini tidak mengalami gejala apapun pada tahap awal penyakit ini. Ketika penyakit ini muncul, stadium kanker mungkun bervariasi, tergantung pada ukuran dan loksinya. Penyakit kanker ini disebabkan oleh makanan yang kurang dengan serat nabati sehingga proses pencernaan menjadi tidak sehat. apalagi jika anda terlalu makan, makanan yang mengandung lemak, protein berkolesterol tinggi, dan berkalori tinggi dan tidak diimbangi dengan serat yang cukup inilah yang dapat mengakibatkan anda terserang penyakit ini.

Adapun untuk ciri-ciri setiap stadium berbeda-beda, antara lain untuk stadium dini ciri nya terjadi saat buang air besar disertai dengan darah dan juga lendir, terkadang kotoran keras dan sulit dikeluarkan dan terkadang encer. Sedangkan untuk ciri pada stadium lanjut yaitu adanya benjolan pada perut, nafsu makan mulai menurun, darah keluar dari dubur, terjadi penyumbatan dan penyempitan dari anus. Apabila ciri-ciri penyakit ini terbukti positif, maka anda mengidap kanker usus, segeralah berobat atau melakukan pembedahan, sayangi diri anda dan jangan sampai pencernaan tubuh anda terganggu dengan penyakit ini. Demikian informasi singkat mengenai ciri-ciri kanker usus besar. semoga bermanfaat.

Gejala Kanker Usus Besar

Gejala penyakit ini umumnya sering ditemui pada penderita saat muncul rasa nyeri ketika buang air besar ( BAB ). Rasa sakit yang terjadi memang dikarenakan adanya gesekan antara permukaan dinding usus yang ditumbuhi kanker, tidak jarang pula mengeluarkan darah. Apabila penyakit ini sudah dalam tahap kronis, penderita teracam tidak bisa buang air besar dalam waktu yang lama, dikarenakan jalur keluar kotoran tertutup oleh sel kanker yang semakin membesar.

Ada beberapa gejala kanker usus besar seperti :
- Nyeri di perut dan gejala saluran pencernaan : sebagian besar penderita penyakit ini mengalami tingkat yang berbeda, seperti sakit di perut sebelah kanan terasa penuh., mual, kehilangan nafsu makan. Sehabis makan juga ada gejala yang menggangu, yaitu terkadang disertai dengan diare berselang atau sembelit, mengalami usus buntu yang kronis, tubercolusis ileocecal, enteritis regional atau limfoma dan penyakit lainnya yang membingungkan.
- Benjolan di perut : umunmya tidak teratur bentuknya, tekstur permukaannya keras, permukaannya yang nodular. Stadium awal penyakit ini melintang dan kolon sigmoid, benjilan pada abdomen bisa bergerak, tekan secara perlahan timbul sedikit rasa sakit.
- Kebiasaan buang air besar dan perubahan bentuk feses : nekrosis tumor yang membentuk peradangan dan hasilnya menyebabkan infeksi.
- Anemia dan gejala kronis akibat penyerapan racun : ketika nekrosis kanker membentuk peradangan, akan terjadi pendarahan ringan di usus, campuran darah dan feses biasanya kurang diperhatikan oleh penderita penyakit ini. Pendarahan yang parah, penyerapan racun dan kekurangan gizi, dapat menyebabkan anemia, penurunan berat badan, mudah lelah dan gejala lainnya.

Gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita penyakit ini :
- Adanya darah pada kotoran atau pendarahan di anus.
- Berubahnya tekstur kepadatan kotoran.
- Menurunnya berat badan.
- Tubuh terasa lelah.
- Nyeri atau kram pada bagian perut.
- Perut kembung.
- Meningkatkan frekuensi buang air besar atau diare.
- Konstipasi.
- Hilang nafsu makan.

Tapi tidak semua gejala tersebut akan dirasakan penderita. Sebagian ada yang sering buang air besar disertai darah pada kotoran dan ada juga yang tidak di sertai darah, namun merasakan nyeri pada perutnya. Segeralah temui dokter jika anda merasakan gejala-gejala penyakit ini, terutama mengalami diare bergantian selama lebih dari tiga minggu. Harap waspada juga jika usia anda telah mencapai 50 tahun keatas.

Kanker usus besar adalah salah satu bentuk kanker yang paling umum dan penyebab kedua. Sekitar 655.000 kematian diseluruh dunia setiap tahun disebabkan oleh kanker ini. Terapi untuk kanker ini biasanya melalui operasi, yang biasanya diikuti dengan kemoterapi. Sekitar 75-95% kasus kanker ini menyerang orang yang berisiko genetika tingkat rendah atau tidak sama sekali. Apabila Anda termasuk orang yang lebih memilih herbal, ada jenis tanaman yang baik untuk kanker. Yaitu daun sirsak. Dapat membantu mengobati kanker dengane fektif, alami, aman dan tentunya murah apabila dibandingkan dengan operasi ataupun kemoterapi.

Pengobatan Herbal Kanker Usus Besar Dengan

Mungkin anda semua sudah tidak asing lagi mendengar buab sirsak. Buah sirsak mempunyai banyak manfaat bagus untuk kesehatan tubuh manusia. Jadi sudah tidak heran lagi kalau banyak yang mengkonsumsi buah sirsak ini, namun ternyata selain buahnya yang enak dan bermanfaat untuk kesehatan, daunnya juga memiliki manfaat yang tidak kalah dan pentingnya.

Pohon sirsak yang tumbuh dengan banyak di daerah beriklim tropis mempunyai nama latin annona muricata L. Dan termasuk pada jenis tanaman yang mempunyai akar yang sangat kuat dan mempunyai kemampuan untuk menghasilkan buah yang sangat sehat sekali. Daun sirsak sudah sering digunakan sebagai pengobatan herbal untuk pasien kanker. khasiatnyanya dibuktikan oleh doktor ilmu gizi Lili Indrawati dari fakultas kedokteran Universitas Indonesia. Dalam penelitiannya, daun sirsak terbukti dapat menghambat perkembangan sel kanker pada pasien kanker usus besar.

Penelitian ini dilakukan terhadap 30 pasien kanker usus besar yang dibagi menjadi dua kelompok. 15 pasien rutin diberi ekstrak daun sirsak sebanyak 7 gelas per hari dan sisanya hanya di beri placebo. dosisnya masung-masing sama. Penelitian juga menunjukan tidak adanya efek samping yang buruk bagi organ lain dalam tubuh konsumsi daun ekstrak selama dua bulan. Meski telah terbukti bermanfaat untuk menghambat sel kanker, pengguna daun sirsak , sifatnya hanya sebagai pengonbatan tambahan atau pendamping. Pengobatan medis tetap menjadi yang utama untuk pasien kanker.

Kandungan zat proaktif yang ada alam daun sirsak ini bisa melihat sel yang harus di bunuh dan di hancurkan tanpa merusak sel yang ada disekitarnya. Khasiat dan manfaat daun sirsak untuk kesehatan tidak di ragukan lagi. Cara untuk menggunakannya itu adalah dengan merebus 10 lembar daun sirsak yang tidak terlalu tua, lalu tunggu tunggu sampai air rebusan nya mendidih dan kalau sudah mendidih anda bisa tunggu sampai dingin dan anda pun bisa mengkonsumsinya.

Dan ada juga melalui proses pembuatan obat daun sirsak ini yang berasal dari bahan bahan herbal alami yang telah di bentuk di dalam kemasan botol yaitu kapsul daun sirsak yang bertujuan untuk memudahkan anda untuk mengkonsumsinya. Tidak ada campuran bahan kimia atau bahan lain. Jadi khasiat daun sirsak ini tidak menimbulkan efek samping negatif seperti iritasi pada kulit.