Rhabdomyosarcoma - Gejala, Jenis, Penyebab dan Pengobatannya

Berbicara tentang kanker, ada beberapa kalangan di masyarakat yang kadang bingung, apa perbedaan antara Kanker Rhabdomyosarcoma dan Kanker Rabdomiosarkoma? Kebingungan ini wajar, karna beda satu huruf saja bisa bermakna lain dan jenis penyakit kanker yang lain. Kedua kanker ini hanya berbeda kata "sarco" saja, sudah mengidentifikasikan makna jenis penyakit Kanker Ganas lainnya.

Pada dasarnya, kedua kanker ini hanya berbeda bahasa saja, kata "Rhabdomyosarcoma" berasal dari bahasa inggris sedangkan kata "Rabdomiosarkoma" adalah versi bahasa Indonesia nya, tidak ada yang membedakan nya sama sekali, hanya beda di kultur pengucapan dan pengejaan saja.

iklanalt=

Kanker jenis ini adalah sel kanker yang tumbuh dari jaringan lunak tubuh, seperti jaringan otot dan jaringan ikat. Kanker ini umumnya terbentuk di kepala, leher, testis, prostat, vagina, kandung kemih, lengan dan tungkai. Umumnya menyerang anak laki-laki yang berusia di bawah 10 tahun dan jarang menimpa orang dewasa.

Jenis Kanker Rhabdomyosarcoma

Beberapa faktor lingkungan juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker ini yaitu kondisi intrauterin (dalam rahim) yang biasanya sering terpapar X-ray, penggunaan obat anti kanker jenis itu, dan orang tua yang mengonsumsi kokain atau mariyuana.

Inilah beberapa jenis yang paling utama, diantaranya:

- Alveolar RMS, yaitu jenis yang umum terjadi pada pasien remaja dan sering menjangkiti area lengan, tungkai, dada, atau perut. Kondisi ini membutuhkan perawatan yang intensif karena tumor dapat berkembang dengan cepat. Jenis ini sulit ditangani.

- Pleomorphic RMS, yaitu jenis yang menyerang pasien dewasa dan menjangkiti area otot di lengan dan tungkai.

- Embryonal RMS, yaitu jenis yang umum menjangkiti area kepala, leher, genital, atau saluran kemih. Kondisi ini menyerang pasien yang berusia di bawah enam tahun dan tergolong agresif, namun biasanya membaik dengan terapi yang diberikan.

- Botryoid, yaitu jenis embryonal RMS yang menyerang orang dewasa dengan perwujudan berbentuk anggur di area vagina atau kandung kemih.

Kemungkinan yang lain, tetapi masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut adalah penggunaan kokain. Meskipun demikian, ciri-ciri dan penyebab utama seseorang terkena kanker jaringan lunak ini masih belum dapat diketahui dengan pasti, masih dalam tahap penelitian yang lebih lanjut.

Kanker ini memiliki beragam ciri dan gejala seperti:

-Tumor disekitar mata yang bisa menyebabkan mata menonjol keluar dan menjadikan mata tampak juling.

-Tumor pada telinga atau hidung yang bisa berdampak pada telinga, kepala, atau hidung mampet.

-Tumor pada kantung kemih atau prostat yang menyebabkan urin berdarah (pada laki-laki), sedangkan pada perempuan bisa menyebabkan vagina mengalami pendarahan (tumor yang tumbuh dengan cepat bisa mengakibatkan sulitnya buang air besar ataupun buang air kecil, dan itu terasa sangat sakit).

-Tumor pada panggul atau perut dapat mengakibatkan sakit perut, sembelit, atau muntah.

-Tumor pada tungkai atau selangkangan (termasuk testis) dapat mengakibatkan pembengkakan, rasa sakit, kemerahan dan lainnya. Pada anak-anak akan mengakibatkan batuk yang terus-menerus, berat badan akan menurun, nyeri pada tulang mungkin juga termasuk pada gejala sarcoma ini.

-Prostat, gejala ini biasanya muncul seperti gangguan pada usus ataupun kandung kemih.

-Vagina, gejala yang biasanya muncul adalah seperti pertumbuhan massa polupoid (polip).

Gejala yang biasanya muncul akibat penyebaran sel kanker dari organ asalnya juga dapat muncul dalam rasa sakit ataupun rasa ngilu pada tulang, anemia, sesak napas, trombositopenia, dan juga neutropenia. Ketika terjadi keluhan pada anak atau gejala tersebut terlihat oleh mata langsung, segera membawa ke dokter agar bisa diketahui oleh dokter secepatnya apakah itu termasuk kanker jens ini atau bukan.

Penyebab dan Gejala Kanker Rhabdomyosarcoma

rhabdomyosarcoma

Sampai saat ini penyebab kanker tersebut masih belum bisa diketahui. Tetapi, beberapa kondisi medis yang diakibatkan oleh kelainan genetik bawaan meningkatkan risiko terkena Rhabdomyosarcoma, yaitu:

- Neurofibromatosis, merupakan suatu kondisi yang menyebabkan tumbuhnya tumor pada jaringan syaraf.
- Sindrom Li-fraumeni, merupakan suatu kondisi yang dapat menyebabkan seseorang menjadi rentan terhadap pertumbuhan beberapa jenis kanker, terutama anak dan remaja.
- Sindrom Costello dan Sindrom Noonan, merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan kelanan bentuk anggota tubuh (deformitas), keterbelakangannya mental dan gangguan yang lainnya.
- Sindrom Beckwith-Wiederman, merupakan kondisi yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan secara berlebihan pada bayi.
- Sindrom Rubinstein-Taybi, merupakan suatu kondisi yang menyebabkan kelainan pada penampilan fisik, seperti ibu jari dan kaki yang melebar, bentuk wajah yang khas, sampai cacat intelektual.
- Sindrom Gorlin Basal Cell Nevus, merupakan suatu kondisi yang menyebabkan pemiliknya menjadi rentan terhadap kanker kulit non-melanoma.

Beberapa faktor lingkungan juga dapat meningkatkan risiko terkena Rhabdomyosarcoma, seperti kondisi intrauterin (dalam rahim) yang sering terpapar X-ray, penggunan obat antikanker jenis tertentu.

Gejala Rhabdomyosarcoma

Penyakit ini mempunyai gejala yang berbeda di lokasi yang berbeda. Sebuah benjolan tumor bisa terlihat ataupun sebaliknya berada di dalam tubuh sehingga tidak menunjukan gejala yang signifikan atau bahkan tidak ada.

Berikut ini adalah gejala yang biasanya muncul pada area tubuh tertentu:
- Kepala, akan memiliki gejala seperti sakit kepala, kelopak mata menurun, dan mata yang menonjol.
- Prostat, gejala ini biasanya muncul seperti gangguan pada usus ataupun kandung kemih.
- Vagina, gejala yang biasanya muncul adalah seperti pertumbuhan massa polupoid (polip).
- Paratestikular, gejala yang biasanya muncul seperti benjolan pada skrotum yang tidak terasa nyeri.
- Rahim dan leher rahim, gejala yang muncul seperti pendarahan menstruasi berlebihan (mennorhagia) atau siklus haid yang menjadi tidak teratur (metrorrhargia).
- Kandung kemih, gejala yang biasanya muncul yaitu berupa kencing mengandung darah (hematuria).
- Lengan dan Tungkai/Ekstremitas, gejala yang biasanya muncul yaitu berupa benjolan yang tidak terasa nyeri.
- Area sekitar mata/orbit, gejala yang biasanya muncul berupa menonjolnya bola mata dan gerakan bola mata yang tidak normal.
- Parameningeal (area telinga, rongga hidung, rongga sinus di dekat hidung, fossa infratemporal, dan pterigopalatina), gejala yang biasanya muncul yaitu berupa sakit atau nyeri pada saluran pernapasan atas.

Gejala yang biasanya muncul akibat penyebaran sel kanker dari organ asalnya juga dapat muncul dalam rasa sakit ataupun rasa ngilu pada tulang, anemia, sesak napas, trombositopenia, dan juga neutropenia.

Pengobatan Herbal Kanker Rhabdomyosarcoma

Untuk anda yang sedang mencari pengobatan herbal Kanker Rhabdomyosarcoma atau RMS yang sangat efektif dan aman, kami mempunyai solusi terbaik untuk mengatasi kanker yang sedang anda derita, diantaranya adalah:

- Buah dan Daun Sirsak
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effect anti tumor atau kanker yang sangat kuat, dan juga terbukti secara medis menyembuhkan segala anti bakteri, anti jamur (fungi), bahkan efektif melawan parasit atau cacing, dapat menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.

- Kulit Manggis
Kenapa kulit manggis ? Karena di dalam kulit manggis terdapat senyawa Xanthone yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat ekstrak kulit manggis ini adalah bisa menghambat pertumbuhan sel kanker ataupun menumpas sel kanker, sudah diakui oleh para ahli medis di seluruh dunia, bahwa kulit manggis dapat mengatasi kanker yang sedang anda derita.

Di negara adidaya Amerika Serikat, olahan ekstrak kulit manggis bahkan sudah dipasarkan dalam berbagai macam produk kesehatan termasuk soft drink. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Gifu Pharamaceutical University, Jepang, mendapatkan hasil bahwa Xanthones bisa menginduksi apoptosis (kematian terprogram) pada sel kanker. Selain itu para ahli juga meneliti efek antiproliferatif dari empat senyawa turunan xanthones pada sel kanker.

- Keladi Tikus
Keladi tikus (TyphoniumFlagelliforme/Rodent Tuber) juga sudah diteliti sebagai tumbuhan obat yang bisa menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker.

Ramuan:
Untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 500 gram) direndam selama 30 menit, kemudian tumbuk halus lalu peras. Air perasan ini disaring lalu diminum.